Mau dapat tambahan income hanya dengan upload file, [ disini ]

Lima Prinsip Memimpin diri Sendiri

Author hery Category

Seseorang ditakdirkan di dunia ini sebagai seorang pemimpin. Oleh karena itu kita selaku insan yang berakhlak harus mampu menjadi seorang pemimpin, walaupun hanya sekedar menjadi pemimpin untuk diri sendiri.
Bagaimana cara memimpin diri sendiri? Hal inilah yang sedikit penulis ingin ungkapkan dalam karya tulis ini. Menjadi pemimpin diri sendiri itu memang sangat diperlukan guna untuk menjadi seseorang yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Karena sebelum kita mampu memimpin diri sendiri maka, kita tidak akan mampu untuk memimpin orang lain. Berikut adalah suatu uraian tentang bagaimana memimpin diri sendiri.

Dalam memimpin diri sendiri kita membutuhkan lima prinsip. Yaitu berkeyakinan, mempunyai tujuan hidup jelas, mampu mengevaluasi diri sendiri, bertanggung jawab, dan konsisten. Kelima prinsip tersebut saling berkaitan satu sama lainnya.

Pertama, berkeyakinan artinya dalam memimpin diri sendiri kita memerlukan suatu pegangan yang kuat dan kita yakini secara benar. Pegangan tersebut yaitu tidak lain adalah agama. Karena dalam hidup di dunia ini kita masih memerlukan petunjuk-petunjuk dari sang pencipta. Bila kita sudah mempunyai pegangan agama yang kuat dan kita yakini secara benar baru kita bisa menentukan ke mana kita akan membawa diri kita, dan kita akan lebih mantap untuk menentukan arah dan tujuan hidup secara baik dan benar.

Kedua, setelah mempunyai suatu keyakinan, baru kita bisa menentukan tujuan hidup. Dalam mengarungi hidup kita harus mempunyai tujuan yang jelas. Karena bila kita hidup tanpa mempunyai tujuan yang jelas maka kita akan mudah terbawa dengan arus kehidupan yang tidak menentu tujuannya. Kadang seseorang cenderung tidak mempunyai tujuan yang jelas dalam mengarungi kehidupan. Hal itu membuat diri kita menjadi seseorang yang akan selalu bimbang dan ragu dengan kemampuan kita, untuk dapat menyelesaikan suatu persoalan kehidupan. Bila kita sudah mempunyai tujuan hidup yang jelas secara tidak langsung kita akan berusaha untuk bisa mewujudkannya. Tentunya untuk mewujudkannya di perlukan suatu usaha yang gigih pantang menyerah.

Ketiga, setelah kita mempunyai suatu keyakinan yang pasti, kita mempunyai tujuan hidup yang jelas maka kita harus bisa mengenali diri kita sendiri dengan baik, karena jika kita tidak mengenali diri kita dengan baik maka kita tidak akan mampu memimpin diri kita secara baik. Oleh karena itu kita harus bisa memahami karakter diri kita sendiri. Bagaimana cara memahami karakter kita ? cara yang paling mudah untuk bisa memahami diri kita yaitu dengan selalu mengevaluasi setiap tindakan dan perilaku yang kita lakukan sehari-hari. Hal itu menjadi sangat penting sekali untuk mengetahui seberapa jauh kita mengenali diri kita sendiri.
Kadang orang cenderung mengatur-atur orang lain, tanpa mengetahui bagaimana dia bertindak. Orang cenderung lupa dengan apa yang di perbuatnya di hadapan orang lain. Setiap orang cenderung mudah untuk bisa mengoreksi orang lain. Tapi sebaliknya seseorang cenderung amat sulit untuk bisa mengenali diri sendiri. Oleh karena itu sering-sering lah kita minta kritik dan saran dari orang-orang terdekat kita. karena orang-orang di sekeliling kita sedikit banyak akan tahu tentang perilaku kita Sehari-hari. Setiap tingkah laku, tidak tanduk dan perkataan kita secara tidak langsung akan di perhatikan orang lain dan orang lain menganggap tindakan, tutur kita sebagai cerminan dari perilaku kita sehari-hari. Orang akan cenderung mudah menilai dan mengingat-ingat suatu perbuatan kita yang menyakitinya dari pada suatu perbuatan yang wajar atau bahkan menyenangkannya.
Yang ke empat, bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan. Seseorang cenderung sulit untuk bertanggung jawab dengan apa yang telah di perbuatnya. Untuk itu sebelum kita bertindak kita harusnya lebih bisa berpikir tentang dampak apa yang di timbulkan dari tindakan kita. Agar kita bisa lebih bertanggung jawab sebelum melakukan sesuatu tindakan sebaiknya kita tanyakan dalam hati diri kita sendiri. Sebagai contoh dari pertanyaan tersebut diantarnya, Apakah kita mampu untuk bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan? Bagaimana perasaan orang bila kita melakukan hal ini? resiko terburuk apa yang mungkin terjadi dari perbuatan kita? Dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan tersebut kepada diri kita, kita akan lebih bisa berhati-hati dalam bertindak dan insya allah kita akan bisa menjadi seseorang yang mampu bertanggung jawab dengan suatu keputusan dan tindakan yang telah lakukan.

Yang kelima ada konsisten. Sikap konsisten adalah sikap yang hanya dimilik oleh orang-orang yang berhasil. Karena orang akan sulit untuk melakukan sesuatu tindakan dengan konsisten. Bila kita mempunyai pegangan yang baik, tujuan yang baik, bisa mengevaluasi diri, bisa bertanggung jawab, tapi tidak bisa konsisten maka semua akan menjadi percuma. Konsisten adalah sikap yang keliatannya mudah untuk kita jalankan tapi begitu sulit untuk di praktekkan. Karena sikap konsisten tidak akan bisa terlaksana dengan baik tanpa di barengi dengan jiwa yang mempunyai kedisiplinan yang tinggi.

berkeyakinan, mempunyai tujuan hidup jelas, mampu mengevaluasi diri sendiri, bertanggung jawab, dan konsisten adalah lima sikap untuk menjadikan diri kita sebagai manusia yang mampu untuk memimpin diri sendiri. Setelah kita bisa memimpin diri sendiri dengan semestinya kita bisa lebih bisa berinteraksi dengan orang di sekeliling kita dengan lebih baik.

note : dengan artikel di atas aku berhasil lolos ngikuti program DTL Jarum selama 2 hari



Artikel Terkait



blog comments powered by Disqus
Theme by New wp themes | Bloggerized by Dhampire